banner 728x250
Daerah  

Langkah Nyata untuk Lingkungan dan Kesehatan, Dr. Andre Yulius Hadirkan Harapan Baru di Puskesmas Garum Blitar

BLITAR//Pusatberita.i.news.SiteDi tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan, sebuah langkah nyata kembali ditorehkan oleh Dr. dr. Andre Yulius. Sosok yang dikenal luas sebagai Maestro IPAL dan pengelolaan limbah B3, sekaligus CEO AMC Group dan “dokter rakyat” ini, melakukan kunjungan penuh makna ke UPT Puskesmas Garum, Kabupaten Blitar, Kamis (2/4/2026).

Kunjungan yang berlangsung di Jalan Raya Sumberdiren No. 41 tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan membawa misi besar: menghadirkan solusi nyata dalam pengelolaan limbah medis berbahaya (B3) yang selama ini menjadi tantangan serius bagi fasilitas kesehatan, khususnya di tingkat pelayanan dasar seperti puskesmas.

Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak Puskesmas Garum dengan PT. Sagraha Satya Sawahita, perusahaan yang dipimpin langsung oleh Dr. Andre Yulius. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan sistem pengelolaan limbah medis yang aman, profesional, dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar kerja sama teknis, momen ini menghadirkan harapan baru, bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada penyembuhan pasien, tetapi juga menjaga lingkungan agar tetap sehat bagi generasi mendatang.

Kepala UPT Puskesmas Garum, dr. Heti Candra Susanti, tak mampu menyembunyikan rasa apresiasi dan optimismenya. Ia menilai kehadiran Dr. Andre Yulius membawa energi positif sekaligus solusi konkret bagi persoalan yang selama ini dihadapi.


“Kami merasa sangat terbantu dan bangga atas perhatian yang diberikan. Ini bukan hanya kerja sama biasa, tetapi bentuk kepedulian yang nyata terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan. Harapan kami, ini menjadi awal perubahan besar bagi pelayanan kesehatan di wilayah kami,” ungkapnya dengan penuh haru.

Menurutnya, pengelolaan limbah medis sering kali menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi fasilitas kesehatan di daerah. Namun dengan adanya dukungan dari pihak profesional yang berpengalaman, kekhawatiran tersebut kini mulai terjawab.

Sementara itu, Dr. Andre Yulius dalam keterangannya menegaskan bahwa limbah medis bukanlah persoalan sepele. Di balik setiap alat medis yang digunakan untuk menyelamatkan nyawa, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan sisa penggunaannya tidak justru menjadi ancaman baru bagi kehidupan.

“Limbah medis adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kesehatan. Jika tidak dikelola dengan benar, ia bisa menjadi sumber bahaya bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, kami hadir untuk memastikan setiap proses pengelolaan dilakukan dengan standar terbaik,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memiliki peran strategis yang sangat besar. Menurutnya, perubahan besar justru harus dimulai dari lini paling dekat dengan masyarakat.

“Ketika puskesmas sudah memiliki sistem pengelolaan limbah yang baik, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Lingkungan menjadi lebih aman, kesehatan lebih terjaga, dan kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan semakin meningkat,” tambahnya.

Lebih jauh, Dr. Andre Yulius mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besarnya untuk membangun ekosistem kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan risiko lingkungan.

Kunjungan ini pun terasa berbeda. Tidak hanya diisi dengan agenda resmi, tetapi juga dialog hangat, pertukaran gagasan, serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Kehadiran sosok yang dikenal dekat dengan rakyat ini memberikan inspirasi tersendiri bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Garum.

Bagi masyarakat sekitar, kerja sama ini membawa harapan baru, bahwa pelayanan kesehatan yang mereka terima tidak hanya berkualitas, tetapi juga aman dari risiko pencemaran lingkungan.

Langkah kecil yang dimulai dari sebuah puskesmas di Kecamatan Garum ini menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa lahir dari kepedulian dan kolaborasi. Bahwa kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

Dan di balik itu semua, terselip pesan kuat: ketika kepedulian bertemu dengan tindakan nyata, maka masa depan yang lebih sehat dan lebih baik bukan lagi sekadar harapan, melainkan kenyataan yang sedang dibangun bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *