banner 728x250
Daerah  

Dr. Andre Yulius Apresiasi Peresmian Klinik Konseling DPM: Langkah Nyata Perkuat Layanan Kesehatan Mental dan Spiritual Masyarakat

SIDOARJO//Pusatberita.i.news.SiteKomitmen terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat kembali ditunjukkan oleh Dr. Andre Yulius, MH, sosok dokter yang dikenal luas sebagai “dokter rakyat”, sekaligus pengusaha, politikus PDI Perjuangan, dan CEO AMC Group. Dalam momentum peresmian Klinik Konseling DPM, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses disertai harapan besar atas hadirnya layanan yang berfokus pada kesehatan mental dan spiritual tersebut.

Klinik Konseling DPM yang digagas oleh Kusumo Adiatmo, M.Th., CMC., CC, dinilai sebagai sebuah langkah nyata dan penuh kepedulian dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kerap terabaikan. Di tengah kehidupan yang semakin kompleks, tekanan ekonomi, persoalan keluarga, hingga beban psikologis yang tak jarang dipendam sendiri, kehadiran ruang konseling yang aman dan profesional menjadi oase yang sangat dibutuhkan.

Dalam pernyataannya, Dr. Andre Yulius menyampaikan apresiasi yang mendalam atas berdirinya klinik tersebut. Ia menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya berbicara tentang kondisi fisik semata, tetapi juga menyangkut ketenangan batin, kestabilan emosi, serta kekuatan spiritual yang menjadi fondasi kehidupan manusia.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya Klinik Konseling DPM. Ini bukan sekadar tempat layanan, tetapi sebuah ruang harapan bagi masyarakat yang sedang berjuang dengan persoalan hidupnya. Di sinilah orang bisa didengar, dipahami, dan dikuatkan kembali,” ungkapnya dengan penuh empati.

Sebagai CEO AMC Group, Dr. Andre juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam dunia kesehatan. Menurutnya, integrasi antara pelayanan medis dan konseling merupakan langkah maju dalam membangun sistem kesehatan yang lebih manusiawi dan menyentuh seluruh aspek kehidupan.

Ia juga memberikan penghargaan tinggi kepada dr. Kusumo Adiatmo atas dedikasi dan keberaniannya dalam menghadirkan layanan konseling bagi masyarakat. Baginya, tidak semua orang memiliki kepekaan untuk melihat luka yang tak terlihat—luka batin yang sering kali justru lebih berat daripada luka fisik.

“Apa yang dilakukan oleh dr. Kusumo Adiatmo adalah bentuk pengabdian yang tulus. Ini adalah panggilan hati untuk membantu sesama, untuk hadir di saat orang lain sedang berada di titik terendah dalam hidupnya,” tambah Dr. Andre.

Lebih jauh, ia berharap Klinik Konseling DPM dapat menjadi tempat yang tidak hanya memberikan solusi, tetapi juga menghadirkan kehangatan, penerimaan, dan harapan baru. Ia juga mendorong adanya sinergi antara berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, tokoh agama, pemerintah, hingga komunitas sosial, agar layanan seperti ini semakin kuat dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Menurutnya, ketika masyarakat memiliki akses terhadap layanan kesehatan mental dan spiritual yang baik, maka akan lahir individu-individu yang lebih kuat, keluarga yang lebih harmonis, serta lingkungan sosial yang lebih sehat dan penuh kepedulian.

“Semoga Klinik Konseling DPM ini menjadi cahaya bagi mereka yang sedang berada dalam kegelapan. Menjadi tempat pulang bagi jiwa-jiwa yang lelah, dan menjadi sumber kekuatan untuk bangkit kembali,” tutupnya penuh harap.

Peresmian Klinik Konseling DPM bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari sebuah gerakan kemanusiaan—gerakan untuk lebih peduli, lebih memahami, dan lebih hadir bagi sesama. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, kehadiran klinik ini menjadi pengingat bahwa setiap orang berhak untuk didengar, dipulihkan, dan menemukan kembali makna hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *