SIDOARJO//Pusatberita.i.news.Site Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal yang digelar Relawan BAS (Bolone Abah Subandi) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen relawan dalam mengawal berbagai program prioritas Bupati Sidoarjo, H. Subandi.
Dalam nuansa kekeluargaan, para relawan saling bermaafan sekaligus melakukan refleksi atas peran mereka selama ini dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah. Halal bihalal tersebut menjadi titik penguat kebersamaan, sekaligus penegasan arah perjuangan relawan ke depan.
Ketua BAS, Dodik Cahyono, menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum penting untuk merajut kembali kekompakan dan mempertegas loyalitas relawan terhadap kepemimpinan daerah.
“Momentum Lebaran ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tetapi juga mempererat persatuan dan memperkuat komitmen kami dalam mendukung Abah Subandi,” ujarnya.
Ia menegaskan, BAS akan terus mengambil peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Relawan diharapkan mampu menyerap aspirasi warga sekaligus memastikan program-program prioritas benar-benar tepat sasaran.
“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat, mengawal 14 program prioritas agar manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Subandi turut memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah direalisasikan serta rencana penguatan program di tahun 2026.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo yang kini menjadi ruang publik modern, nyaman, dan inklusif bagi masyarakat. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot, termasuk betonisasi jalan sepanjang 12,67 kilometer di 13 ruas serta rehabilitasi dua jembatan pada tahun 2025.
Untuk tahun 2026, pemerintah daerah mempercepat pemeliharaan jalan melalui Program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) yang menjangkau 18 kecamatan. Setiap wilayah kini didukung sarana operasional seperti mobil pick up dan stamper guna meningkatkan efektivitas pekerjaan di lapangan.
Di bidang pendidikan, komitmen peningkatan kualitas SDM diwujudkan melalui program beasiswa. Jika pada 2025 terdapat 2.010 penerima, maka pada 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 4.000 penerima, mencakup berbagai kategori mulai dari prestasi hingga bantuan bagi siswa kurang mampu dan anak yatim.
Sementara itu, sektor ekonomi kerakyatan diperkuat melalui program KURDA (Kredit Usaha Rakyat Daerah). Program ini memberikan kemudahan akses permodalan bagi pelaku UMKM dengan bunga ringan 0,2 persen. Hingga saat ini, ratusan pelaku usaha telah merasakan manfaatnya, dan cakupannya akan terus diperluas.
Upaya penanganan banjir dan perbaikan lingkungan juga terus dilakukan melalui normalisasi sungai, pembenahan drainase, serta pembangunan rumah pompa di wilayah rawan genangan, termasuk di Kedung Peluk.
Di sektor sosial, Pemkab bersama Baznas telah memperbaiki ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), termasuk rumah warga terdampak bencana. Program tersebut akan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Sedangkan di bidang kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) tetap terjaga dengan tingkat keaktifan peserta JKN mencapai lebih dari 80 persen atau sekitar 1,7 juta jiwa. Prestasi ini kembali mengantarkan Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan UHC kategori Madya pada tahun 2026.
Bupati Subandi pun memberikan apresiasi kepada Relawan BAS atas dedikasi dan konsistensi mereka dalam mengawal program pembangunan sekaligus membantu menyosialisasikannya kepada masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi peran aktif Relawan BAS yang terus mengawal program prioritas dan turut menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Relawan BAS Candi, Erista, menyampaikan harapannya agar seluruh program yang dijalankan pemerintah dapat terus memberikan dampak positif, khususnya bagi masyarakat kecil.
“Kami ingin program-program ini benar-benar dirasakan manfaatnya secara merata oleh masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kepemimpinan Bupati Subandi senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan amanah.
Sekretaris BAS, Ilham Wahyu Setiawan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus konsisten mengawal jalannya program prioritas selama lima tahun ke depan. Ia juga menyebutkan bahwa jaringan relawan BAS kini telah tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
“Kami siap terus mengawal dan memastikan program berjalan optimal, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.


