banner 728x250
Daerah  

Kusumo Adi Nugroho: Idul Fitri 1447 H Momentum Kembali ke Hati yang Bersih dan Menguatkan Kepedulian Sosial

SIDOARJO//Pusatberita.i.news.SiteDalam suasana penuh kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo sekaligus Ketua IKBA UNTAG Surabaya, Kusumo Adi Nugroho, SE, menyampaikan ucapan selamat yang sarat makna dan harapan bagi seluruh umat Muslim.

Lebih dari sekadar ucapan seremonial, Kusumo Adi Nugroho mengajak masyarakat untuk benar-benar meresapi esensi Idul Fitri sebagai momentum kembali kepada kesucian hati, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.

“Saya, Kusumo Adi Nugroho, SE, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, melapangkan hati kita untuk saling memaafkan, serta melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi kita semua,” ungkapnya dengan penuh harap.

Ia menegaskan bahwa perjalanan selama bulan suci Ramadan sejatinya adalah proses pembelajaran batin—tentang kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut tidak boleh berhenti setelah Ramadan usai, melainkan harus terus hidup dalam keseharian.

Menurutnya, Idul Fitri adalah momen istimewa yang mampu menyatukan hati yang sempat terpisah, merajut kembali hubungan yang renggang, serta membuka ruang bagi tumbuhnya rasa empati di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis.

“Di hari yang fitri ini, mari kita saling membuka pintu maaf, menghapus segala prasangka, dan memperkuat rasa persaudaraan. Karena sejatinya, kebahagiaan Idul Fitri bukan hanya tentang kemenangan pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain,” tuturnya.

Kusumo Adi Nugroho juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis, penuh toleransi, dan saling peduli. Ia percaya, kekuatan sebuah daerah tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.


“Jika kita mampu menjaga hati tetap bersih dan terus menebar kebaikan, maka insyaAllah Sidoarjo akan menjadi daerah yang tidak hanya maju, tetapi juga hangat, rukun, dan penuh keberkahan,” tambahnya.

Di penghujung pernyataannya, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi cahaya yang menerangi langkah setiap individu untuk terus berbuat baik, mempererat persatuan, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pun diharapkan menjadi momentum yang tidak hanya dirayakan dengan suka cita, tetapi juga dihayati sebagai panggilan hati untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih peduli terhadap sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *