Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site. Genap satu tahun mengemban amanah sebagai Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana menyampaikan refleksi perjalanan pengabdiannya dalam mendampingi jalannya roda pemerintahan di Kota Delta. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan berbagai capaian kinerja yang telah dilakukan, sekaligus mengungkap dinamika yang dihadapi selama menjalankan tugas sebagai wakil kepala daerah.
Dengan penuh ketulusan, Mimik menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah besar dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Selama satu tahun terakhir, ia mengaku terus berupaya bekerja maksimal demi mendorong kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
“Bagi saya, jabatan ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. Apa pun tantangan yang ada, saya tetap berkomitmen untuk bekerja dan memberikan yang terbaik bagi warga Sidoarjo,” ungkapnya.
Dalam paparannya, Mimik menjelaskan bahwa salah satu fokus utama yang terus diperjuangkan adalah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Melalui komunikasi intensif dengan sejumlah kementerian dan lembaga, ia berupaya membuka peluang agar berbagai program pembangunan di Sidoarjo dapat memperoleh dukungan pendanaan dari APBN.
Menurutnya, dukungan anggaran dari pemerintah pusat sangat penting untuk mempercepat pembangunan daerah, khususnya di sektor infrastruktur, pendidikan, dan program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semua yang kami lakukan tujuannya satu, yaitu agar pembangunan di Sidoarjo bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Selama satu tahun masa jabatannya, berbagai program pembangunan terus didorong. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, hingga perhatian terhadap masyarakat kurang mampu melalui berbagai program bantuan sosial.
Namun di balik berbagai upaya tersebut, Mimik juga tidak menutup mata terhadap dinamika yang terjadi dalam perjalanan tugasnya. Ia mengungkapkan bahwa pernah meminta sejumlah data dan laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai bagian dari fungsi koordinasi dan pengawasan terhadap jalannya program pemerintahan.
Langkah tersebut dilakukan agar ia dapat mengetahui secara langsung perkembangan program pembangunan dan memastikan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai dengan kepentingan masyarakat.
Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, permintaan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya setelah muncul instruksi yang meminta OPD untuk tidak menindaklanjuti permintaan data tanpa persetujuan pimpinan daerah.
Meski demikian, Mimik memilih untuk tetap bersikap bijak dan menjaga kondusivitas pemerintahan. Baginya, yang terpenting adalah memastikan roda pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Ia juga berharap seluruh elemen pemerintahan daerah dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama demi terciptanya pemerintahan yang solid serta pembangunan yang berkelanjutan.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja untuk masyarakat. Kepentingan warga harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pembangunan,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Mimik menyampaikan harapan agar ke depan sinergi antara seluruh unsur pemerintahan semakin kuat, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Bagi Mimik Idayana, perjalanan satu tahun ini bukan sekadar catatan kinerja, melainkan bagian dari komitmen panjang untuk terus mengabdi dan memperjuangkan kemajuan Kabupaten Sidoarjo, demi masa depan yang lebih baik bagi seluruh warganya.


