
SIDOARJOPusatberita.i.news.Site. Sabtu sore, 21 Februari 2026, menjadi hari penuh makna bagi warga Desa Kepadangan, Kecamatan Tulangan. Tidak hanya menjadi momentum peresmian SPPG (Satuan Pelayanan dan Pemberdayaan Gizi), kegiatan tersebut juga diwarnai dengan santunan kepada anak yatim piatu yang menghadirkan suasana haru dan kebersamaan.
Peresmian SPPG ini menjadi simbol nyata komitmen bersama dalam membangun generasi sehat dan berdaya. Hadir dalam acara tersebut Mitra SPPG Hj. Nurul Aini, SH, Pengawas BUMDes Desa Kepadangan sekaligus Pengurus Yayasan YKM Desa Kepadangan, Sulaiman, S.Sos; Camat Tulangan Moch. Andi Sulistiono; Danramil Tulangan Kapten Arh Aan Chunaidi beserta Babinsa Desa Kepadangan; Kapolsek Tulangan AKP.Rizky Arif Prabowo, S.Tr.K., S.I.K yang diwakili Aiptu Ujang Purwanto bersama Bhabinkamtibmas Desa Kepadangan; Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Moch. Dhamroni Chudlori, M.Si; Plh Kepala Desa Kepadangan beserta perangkatnya; tokoh masyarakat; serta para guru di wilayah Desa Kepadangan.
Dalam sambutannya, Camat Tulangan Moch. Andi Sulistiono menekankan bahwa membangun desa tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.Camat Tulangan sekaligus membuka peresmian ini dengan simbol memotong pita.

“SPPG ini adalah investasi masa depan. Ketika anak-anak kita sehat dan terpenuhi gizinya, maka kita sedang menyiapkan generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Di sela kegiatan, suasana berubah menjadi penuh keharuan saat dilakukan santunan kepada anak-anak yatim piatu. Satu per satu mereka menerima bantuan dengan wajah yang memancarkan harapan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat.

Mitra SPPG, Hj. Nurul Aini, S.H, dalam wawancara menyampaikan bahwa peresmian ini bukan hanya tentang berdirinya sebuah program, tetapi tentang menumbuhkan rasa empati dan kebersamaan.
“SPPG ini kami hadirkan untuk masyarakat. Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, keluarga merasa diperhatikan, dan tidak ada yang merasa sendirian. Santunan hari ini adalah wujud bahwa kita harus saling menguatkan,” ungkapnya dengan penuh harap.
Ia juga memastikan bahwa langkah konkret akan segera dimulai melalui Running MBG (Makan Bergizi Gratis) yang dijadwalkan pada 23 Februari 2026.

“InsyaAllah pada 23 Februari nanti Running MBG mulai berjalan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kita agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak. Kami berharap masyarakat mendukung agar program ini berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Sulaiman, S.Sos selaku Pengurus Yayasan YKM sekaligus Pengawas BUMDes Desa Kepadangan menegaskan komitmen pengelolaan yang transparan dan profesional.
“Kami ingin memastikan program ini tepat sasaran dan memberi manfaat luas. SPPG dan Running MBG harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya program seremonial. Dengan kebersamaan, kita bisa membawa perubahan nyata,” jelasnya.
Kehadiran unsur TNI, Polri, legislatif, pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat semakin mempertegas bahwa program ini mendapat dukungan penuh lintas sektor.

Peresmian SPPG di Desa Kepadangan bukan hanya tentang dibukanya sebuah layanan, melainkan tentang lahirnya harapan baru. Ditambah dengan santunan anak yatim piatu yang menyentuh hati, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan sejati dimulai dari kepedulian.
Dari Desa Kepadangan, semangat membangun generasi sehat, peduli, dan berdaya kini tumbuh kuat,menjadi cahaya harapan bagi masa depan yang lebih baik.di akhir acara diadakan buka puasa bersama.


