Sidoarjo//Pusat berita.i.news.Site
Kabar duka menyelimuti keluarga besar PT IPAL Andre Raja Nusantara, PT Sagraha Satya Sawahita, serta Klinik Dr. dr. Andre Yulius Sidoarjo atas berpulangnya Sri Endang Stijowati Ningsih, yang dikenal sebagai Ibunda dari Adinoto. Kepergian almarhumah meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi para sahabat dan relasi yang mengenal sosoknya sebagai pribadi yang hangat dan penuh kasih.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah. Jajaran manajemen dan seluruh karyawan dari PT IPAL Andre Raja Nusantara, PT Sagraha Satya Sawahita, serta tenaga medis Klinik Dr. dr. Andre Yulius Sidoarjo turut menyampaikan rasa duka cita yang tulus
Dalam wawancara dengan awak media, Dr. dr. Andre Yulius menyampaikan kesedihan yang mendalam atas wafatnya Sri Endang Stijowati Ningsih. Ia menegaskan bahwa kehilangan seorang ibu adalah duka yang sangat berat dan menjadi momen refleksi bagi semua pihak tentang pentingnya keluarga.
“Kami segenap keluarga besar PT IPAL Andre Raja Nusantara, PT Sagraha Satya Sawahita, dan Klinik Dr. dr. Andre Yulius Sidoarjo turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Ibu Sri Endang Stijowati Ningsih. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Dr. Andre dengan penuh empati.
Menurutnya, almarhumah dikenal sebagai sosok ibu yang memiliki dedikasi tinggi terhadap keluarga dan menjadi panutan bagi orang-orang di sekitarnya. Kepergiannya meninggalkan kenangan mendalam yang akan selalu dikenang.
Suasana haru menyelimuti rumah duka saat keluarga, kerabat, dan para pelayat datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Doa-doa terus dipanjatkan sebagai bentuk cinta dan penghargaan atas kehidupan almarhumah. Kebersamaan para pelayat mencerminkan besarnya rasa simpati dan solidaritas terhadap keluarga yang tengah berduka.
Lebih lanjut, Dr. Andre menambahkan bahwa momen kehilangan ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan saling menguatkan di tengah cobaan hidup. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendoakan almarhumah agar mendapatkan kedamaian abadi.
“Kehilangan ini adalah duka bersama. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah untuk semakin menghargai waktu bersama keluarga dan orang-orang tercinta,” tambahnya.
Kepergian Sri Endang Stijowati Ningsih bukan hanya meninggalkan kesedihan, tetapi juga warisan nilai-nilai kebaikan dan kasih sayang yang akan terus hidup dalam ingatan keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai ibu yang penuh cinta, ketulusan, dan pengabdian.
Duka yang dirasakan hari ini menjadi pengikat solidaritas dan empati, mengingatkan bahwa di tengah kesibukan dunia, nilai kemanusiaan dan kebersamaan tetap menjadi hal yang paling berharga


