banner 728x250
Daerah  

Asosiasi UTJ Sidoarjo Kuatkan UMKM Menuju Pasar Global: Kolaborasi, Pembinaan, dan Akses Digital Jadi Fokus Utama”

 


Sidoarjo//apusatberita.i.news.Site Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pertemuan anggota serta pengurus Asosiasi Unggul Terampil Jaya (UTJ) Sidoarjo yang digelar di Kantor Kecamatan Sidoarjo pada Sabtu (7/2/2026). Acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran UMKM di tengah tantangan era digital, sekaligus menjembatani peluang baru bagi pelaku usaha lokal untuk meraih pangsa pasar lebih luas, bahkan hingga lintas negara.

Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan pengurus dan anggota UTJ serta keluarga besar ini menonjolkan semangat kebersamaan dan sinergi antara dunia usaha, sektor perbankan, logistik, serta pemerintah daerah.

Meningkatkan Daya Saing UMKM dengan Kolaborasi Nyata

Dalam sambutannya, Ketua Asosiasi UTJ Sidoarjo, Pius Budi Hermanto, menekankan pentingnya pertemuan rutin sebagai wadah pembinaan yang berdampak langsung pada produktivitas dan daya saing anggota. “UTJ lahir untuk menjadi platform yang membantu UMKM bergerak dari aktivitas usaha sehari-hari menuju jaringan usaha yang lebih besar , regional, nasional, bahkan internasional,” ujar Pius di depan anggota.

Hadapi Tantangan dengan Dukungan Profesional

 


Tidak sekadar pertemuan biasa, arena tersebut juga dihadiri oleh para mitra strategis yang hadir memberi wawasan serta dukungan langsung bagi UMKM.

Salah satu pembicara dari JNE Logistik membuka cakrawala baru bagi para anggota dengan paparan tentang layanan logistik yang efisien serta peluang penggunaan gudang (warehouse) berbasis jaringan mereka. Ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat struktur rantai pasok produk UMKM agar lebih cepat dan mudah menjangkau konsumen di berbagai wilayah

Sementara itu, perwakilan dari Bank BCA Sidoarjo memberikan pemaparan informatif seputar mekanisme akses permodalan, inklusif peluang insentif serta program modal usaha yang dapat diakses oleh anggota UTJ. “Dengan pemahaman yang tepat terkait produk keuangan, UMKM bisa mengoptimalkan permodalan secara cerdas dan berkelanjutan,” paparnya.

Transformasi Digital: Kunci Eksistensi UMKM

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah paparan dari wakil Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Provinsi Jawa Timur. Dalam sesi pelatihan praktiknya, peserta diperkenalkan langsung pada berbagai tools berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memperkuat kemampuan desain produk dan pemasaran digital.

Tidak sedikit anggota yang langsung mempraktikkan teknik-teknik tersebut di hadapan fasilitator, menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengadaptasi teknologi sebagai bagian dari strategi pengembangan usahanya.

Respons Positif dan Harapan ke Depan

Diskusi interaktif yang berlangsung semakin menarik ketika sesi tanya jawab membuka ruang bagi anggota untuk menggali jawaban atas berbagai tantangan operasional yang mereka hadapi sehari-hari. Banyak peserta menyatakan bahwa insight praktis dari pembicara memberikan dorongan semangat sekaligus inspirasi baru dalam mengembangkan usaha mereka.

“Pelatihan AI dan akses layanan logistik membuat saya lebih percaya diri untuk menargetkan pangsa pasar yang lebih besar,” ujar salah satu anggota.

Menutup acara, pengurus UTJ mengajak seluruh anggota untuk terus menjadikan pertemuan ini sebagai momentum kolaborasi berkelanjutan. Dengan sinergi kuat antara asosiasi, pemerintahan, sektor swasta, dan mitra strategis, UMKM lokal diproyeksikan mampu menjelajahi peluang baru yang lebih luas di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *