
Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site. Tradisi Nyadran yang menjadi agenda budaya tahunan warga Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, sempat diwarnai insiden dramatis. Sebuah perahu yang mengangkut perangkat sound horeg milik warga Jombang tenggelam di sungai setempat akibat kelebihan beban saat persiapan acara, Sabtu (7/2/2026).
Peristiwa itu terjadi ketika panitia tengah mempersiapkan rangkaian hiburan untuk memeriahkan tradisi Nyadran. Perahu yang membawa seperangkat sound system berukuran besar digunakan untuk mengangkut perlengkapan menuju lokasi kegiatan. Namun di tengah proses persiapan dan uji coba peralatan, perahu mulai kehilangan keseimbangan. Beban yang terlalu berat membuat air perlahan masuk ke badan perahu hingga akhirnya oleng dan tenggelam.
Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Tanpa komando, puluhan warga bergegas turun ke sungai untuk memberikan pertolongan. Dengan penuh semangat gotong royong, mereka berupaya mengangkat dan mengevakuasi peralatan sound system yang terendam air agar kerusakan dapat diminimalisir.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh kru yang berada di atas perahu berhasil menyelamatkan diri. Meski demikian, sejumlah perangkat audio dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air, sehingga menimbulkan kerugian material yang cukup besar.
Pemerintah desa setempat menyebut kejadian ini sebagai musibah yang terjadi di tengah tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut tradisi Nyadran. Meski sempat diwarnai insiden, semangat warga untuk melanjutkan kegiatan adat tidak surut. Panitia bersama perangkat desa segera melakukan evaluasi dan penataan ulang teknis kegiatan demi memastikan keamanan selama acara berlangsung.
Tradisi Nyadran di Balongdowo sendiri merupakan warisan budaya yang telah dijaga turun-temurun. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum spiritual bagi masyarakat untuk memanjatkan doa bersama, mempererat kebersamaan, serta mengungkapkan rasa syukur. Kehadiran hiburan rakyat seperti pertunjukan musik menjadi pelengkap yang menambah semarak suasana.
Insiden tenggelamnya perahu pengangkut sound horeg menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan perairan dan peralatan berat. Namun di balik musibah tersebut, terlihat jelas kuatnya solidaritas dan kepedulian warga Balongdowo. Aksi cepat dan kebersamaan mereka menjadi cerminan nilai gotong royong yang masih hidup dan terjaga di tengah masyarakat.
Dengan persiapan yang lebih matang dan pengamanan yang diperketat, rangkaian tradisi Nyadran diharapkan tetap dapat berlangsung meriah, aman, dan penuh makna, sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga serta melestarikan budaya lokal yang menjadi kebanggaan daerah.


