banner 728x250
Lapas  

WBP Perempuan Lapas Pangkalan Bun Asah Keterampilan Tata Boga, Bukti Pembinaan Kemandirian di Balik Jeruji

Pangkalan Bun,pusatberita.i-news.site – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun membuktikan bahwa masa pidana tidak hanya diisi dengan aktivitas pasif di balik jeruji besi, tetapi juga menjadi momentum untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri.

Melalui program pembinaan kemandirian di bidang tata boga, para WBP dilatih untuk memiliki keterampilan produktif yang bermanfaat sebagai bekal setelah bebas nanti.

Kegiatan pembinaan kemandirian tata boga tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Pembinaan Kemandirian Tata Boga Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun.

Program ini diikuti oleh sejumlah WBP perempuan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan berkomitmen mengikuti pembinaan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, para WBP mendapatkan pelatihan praktik langsung memasak berbagai jenis makanan, mulai dari pengolahan bahan dasar hingga penyajian. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pembinaan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, serta tanggung jawab dalam bekerja.

Kalapas Kelas IIB Pangkalan Bun melalui petugas pembinaan menyampaikan bahwa program kemandirian tata boga merupakan bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian yang bertujuan mempersiapkan WBP agar mampu mandiri secara ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Dengan keterampilan yang dimiliki, diharapkan para WBP dapat membuka usaha sendiri atau bekerja di bidang kuliner.

“Pembinaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas dalam memberikan bekal positif kepada WBP. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal utama untuk kehidupan yang lebih baik dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum,” ujar salah satu petugas pembina.

Para WBP perempuan tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka mengaku senang karena mendapatkan ilmu baru yang selama ini belum pernah dipelajari secara mendalam. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta motivasi untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Melalui program pembinaan kemandirian tata boga ini, Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun terus berupaya menjalankan fungsi pemasyarakatan secara optimal, yakni membina, mendidik, dan mempersiapkan WBP agar dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang mandiri, produktif, dan bertanggung jawab.

Jurnalis AGM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *