banner 728x250
Daerah  

DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Gelar Rangkaian Kegiatan HUT ke-53, Dari Aksi Kemanusiaan hingga Pengabdian Sosial untuk Rakyat

 


Sidoarjo//Pusatberita.i-news.Site.  Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menggelar rangkaian kegiatan sosial dan kemanusiaan yang berlangsung sepanjang Januari 2026. Berbagai agenda tersebut menjadi penegasan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya hadir sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang terus bekerja dan berjuang bersama rakyat.

Puncak peringatan HUT ke-53 dilaksanakan pada Sabtu (10/1/2026) di Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dihadiri ratusan kader, simpatisan, serta masyarakat sekitar yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, H. Hari Yulianto, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-53 tahun ini mengusung tema “Satyam Eva Jayate” yang bermakna kebenaran pasti menang. Tema tersebut diperkuat dengan subtema “Di sanalah aku berdiri untuk selama-lamanya, kader sebagai pandu Ibu Pertiwi.”

Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan refleksi nilai ideologis perjuangan PDI Perjuangan yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Tema ini adalah pengingat sekaligus amanah. Seluruh kader PDI Perjuangan harus selalu hadir di tengah rakyat, bekerja bersama rakyat, dan berjuang untuk kepentingan rakyat. Kader tidak boleh berjarak, apalagi abai terhadap persoalan masyarakat,” tegas Hari Yulianto.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur itu menambahkan, peringatan HUT ke-53 juga menjadi momentum konsolidasi moral dan ideologis, khususnya bagi generasi muda, agar berani menempuh jalan perjuangan kebenaran dan keadilan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Kami mengajak kaum muda untuk tidak apatis terhadap persoalan bangsa. Anak-anak muda harus berani berpikir kritis, menyuarakan kebenaran, dan melawan hoaks serta distorsi informasi, terutama di ruang digital. PDI Perjuangan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam perjuangan politik yang bermartabat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hari Yulianto menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Sidoarjo selalu membuka diri untuk berkolaborasi dengan masyarakat luas dalam setiap kegiatan sosial, sebagai perwujudan nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sidoarjo sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sidoarjo, Raymond Tara Wahyudi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-53 telah dimulai sejak awal Januari dengan fokus utama pada aksi kemanusiaan.

“Beberapa hari lalu, kami telah memberangkatkan tenaga medis dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Sidoarjo untuk bergabung dengan Baguna DPP PDI Perjuangan dalam misi kemanusiaan penanganan bencana alam di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Berdasarkan laporan terakhir, petugas kami saat ini ditugaskan memberikan layanan kesehatan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara,” jelas Raymond.

Selain aksi kemanusiaan di daerah bencana, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo juga menyampaikan pertanggungjawaban politik kepada publik melalui publikasi “Laporan kepada Rakyat.” Laporan tersebut memuat kinerja sembilan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan selama satu tahun terakhir, yang mencakup fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di berbagai komisi serta alat kelengkapan dewan.

“Laporan ini adalah bentuk transparansi dan tanggung jawab politik kami kepada masyarakat Sidoarjo. Kami ingin rakyat tahu apa saja yang telah dan sedang kami kerjakan,” tambah Raymond.

Tak berhenti di situ, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo juga telah menyiapkan sejumlah agenda sosial lanjutan sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat kecil dan kelompok rentan.

“Dalam waktu dekat, tim dapur umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo akan menyalurkan bantuan makanan bagi warga Kecamatan Porong yang terdampak banjir. Kami juga akan menggelar pelayanan kesehatan gratis, aksi kepedulian terhadap penyandang disabilitas, serta pendampingan kepada para petani di beberapa wilayah,” paparnya.

Rangkaian peringatan HUT ke-53 ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Upacara tersebut dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, persatuan, dan kebersamaan antara kader dan masyarakat.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Heru Setyanto. Upacara diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari pengurus PDI Perjuangan di 18 kecamatan, satuan tugas (satgas), badan dan organisasi sayap partai, puluhan anak muda simpatisan, serta warga sekitar.

Dalam amanatnya, Heru Setyanto menegaskan bahwa kerja-kerja kerakyatan merupakan ruh utama perjuangan PDI Perjuangan yang tidak boleh berhenti pada aktivitas struktural atau seremoni belaka.

“Kader PDI Perjuangan harus hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar keluhan rakyat, dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi. Inilah semangat gotong royong dan pengabdian yang harus terus kita jaga dan rawat,” tegasnya.

Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-53 ini, DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya untuk terus berjalan seiring dengan rakyat, menyalurkan amanah ideologi partai, serta menghadirkan kerja-kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari aksi kemanusiaan di wilayah bencana hingga kepedulian sosial bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *