
Sidoarjo//Pusatberita.i-news.site Suasana Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan, tampak berbeda dari biasanya pada Rabu malam (17/12/2025). Riuh tawa anak-anak, tepuk tangan pengunjung, serta gelora semangat kreativitas menyatu dalam kemeriahan MISIF EXPO yang digelar oleh MI Progresif Bumi Shalawat mulai pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini sukses menyedot perhatian masyarakat dan menjadi bukti nyata peran madrasah sebagai pusat pembelajaran sekaligus ruang tumbuh kreativitas generasi muda.
Sebagai salah satu lembaga pendidikan unggulan di Kabupaten Sidoarjo, MI Progresif Bumi Shalawat menghadirkan MISIF EXPO sebagai ajang unjuk bakat, pameran karya, dan hasil proses pembelajaran siswa selama satu tahun. Ratusan pengunjung yang terdiri dari wali murid, tokoh masyarakat, serta warga sekitar tampak antusias menyusuri setiap sudut area expo dan menikmati rangkaian acara yang disajikan.
MISIF EXPO tidak sekadar pameran, tetapi dirancang sebagai ruang belajar terbuka yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan karakter siswa. Berbagai stan yang dikelola langsung oleh para siswa dengan pendampingan guru menampilkan ragam karya dan inovasi yang mencerminkan semangat belajar aktif dan menyenangkan.
Beberapa kegiatan unggulan yang ditampilkan antara lain:
Pameran Karya Seni dan Proyek Sains, yang menampilkan hasil kreativitas siswa mulai dari kerajinan berbahan daur ulang, lukisan, hingga eksperimen sains sederhana yang dikemas secara menarik dan edukatif.
Bazar Kewirausahaan, sebagai sarana pembelajaran praktik ekonomi dan kewirausahaan, di mana siswa menjual aneka produk kuliner dan kerajinan tangan hasil kreasi mereka sendiri.
Panggung Kreativitas, yang menyuguhkan berbagai penampilan seni seperti musik, banjari, tari tradisional dan modern, hingga pembacaan puisi yang sukses memukau dan mengundang tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Setiap sudut expo menjadi cerminan pembelajaran aplikatif, di mana siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan nyata.
Kepala MI Progresif Bumi Shalawat dalam sambutannya menegaskan bahwa MISIF EXPO merupakan bagian dari strategi pendidikan madrasah dalam membentuk karakter siswa yang menyeluruh dan berdaya saing.
” Melalui MISIF EXPO, kami ingin membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan religius, tetapi juga memiliki soft skill seperti kreativitas, keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, serta jiwa mandiri yang kuat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa proses pendidikan di MI Progresif Bumi Shalawat tidak berhenti di ruang kelas, melainkan terus berkembang melalui kegiatan nyata yang melibatkan lingkungan sosial dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari ekosistem belajar.
Kemeriahan MISIF EXPO semakin terasa dengan kehadiran tokoh masyarakat, perangkat Desa Kenongo, serta para wali murid yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Banyak pengunjung mengaku bangga dan terkesan melihat kepercayaan diri siswa dalam mengelola stan, menjelaskan karya, hingga berinteraksi langsung dengan pengunjung layaknya pelaku usaha dan kreator muda.
“Anak-anak terlihat berani, mandiri, dan kreatif. Ini luar biasa untuk usia mereka,” ungkap salah satu wali murid yang hadir.
MISIF EXPO ditutup dengan pemberian penghargaan kepada stan terbaik serta penampilan penutup yang membangkitkan semangat seluruh peserta dan pengunjung. Sorak sorai dan tepuk tangan menjadi penanda keberhasilan kegiatan tersebut.
Ke depan, MISIF EXPO diharapkan dapat menjadi agenda tahunan MI Progresif Bumi Shalawat, sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa secara utuh.( ED s )


