banner 728x250
Daerah  

Ayunda Goba Maksum: Satyam Eva Jayate Jadi Spirit Perjuangan PDI Perjuangan Bersama Rakyat dan Insan Seni

 


SIDOARJO//Pusatberita.i-news.Site.  Ketua Insan Dangdut Jawa Timur (IJT) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPC PAMDI) Kabupaten Sidoarjo, Ayunda Goba Maksum, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) dengan tema “Satyam Eva Jayate”, yang bermakna kebenaran pasti akan menang.

Ayunda menilai tema tersebut bukan sekadar slogan peringatan, melainkan refleksi nilai perjuangan PDI Perjuangan yang selama ini konsisten menempatkan kebenaran, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat sebagai fondasi utama dalam berpolitik.

“Selamat HUT ke-53 PDI Perjuangan. Tema Satyam Eva Jayate adalah spirit perjuangan yang sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini, di mana kebenaran dan integritas harus terus diperjuangkan,” ujar Ayunda.

Sebagai tokoh seni dan budaya, Ayunda menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki sejarah panjang dalam menjaga dan memperjuangkan kebudayaan nasional, termasuk musik dangdut yang telah menjadi identitas budaya rakyat Indonesia. Dangdut, menurutnya, bukan sekadar hiburan, tetapi medium ekspresi sosial dan cerminan kehidupan masyarakat akar rumput.

“Dangdut adalah suara rakyat. Ketika seni dan budaya dirawat dengan kebijakan yang berpihak, maka jati diri bangsa akan tetap kokoh,” katanya.

Lebih lanjut, Ayunda Goba Maksum juga menegaskan bahwa DPC PAMDI Kabupaten Sidoarjo memiliki hubungan yang sangat baik dan harmonis dengan para anggota legislatif dari PDI Perjuangan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Hubungan tersebut terjalin melalui komunikasi yang intens, kolaborasi program, serta dukungan nyata terhadap penguatan ekosistem seni dan budaya, khususnya musik dangdut.

Menurutnya, para wakil rakyat dari PDI Perjuangan selama ini selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan dan program kerja DPC PAMDI Sidoarjo, baik dalam bentuk fasilitasi, pendampingan, maupun dukungan moral, sehingga berbagai agenda pembinaan seniman dangdut dapat berjalan dengan baik.

“Kami merasakan betul dukungan dari anggota dewan PDI Perjuangan. Mereka selalu support program-program PAMDI Sidoarjo, terutama yang bertujuan mengangkat citra dangdut agar lebih bermartabat, profesional, dan berkelas,” tegas Ayunda.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun branding ‘Dangdut Bermartabat’, yakni dangdut yang tidak hanya menghibur, tetapi juga edukatif, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa.

Ayunda berharap sinergi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat ke depan, sehingga dunia seni, khususnya musik dangdut, mendapat tempat yang layak dalam kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.

“Kami ingin dangdut dipandang sebagai kekuatan budaya, bukan sekadar tontonan. Dengan dukungan politik yang sehat dan berpihak, dangdut bisa menjadi wajah budaya Indonesia yang membanggakan,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Ayunda Goba Maksum berharap di usia ke-53 tahun ini, PDI Perjuangan semakin solid, matang, dan konsisten melahirkan kepemimpinan yang berintegritas serta berani memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk para pelaku seni dan budaya.

“Selamat ulang tahun ke-53 PDI Perjuangan. Teruslah menjadi rumah perjuangan rakyat dan penjaga nilai-nilai kebangsaan. Satyam Eva Jayate,” pungkasnya.

Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan tekad untuk terus menegakkan kebenaran, menjaga persatuan bangsa, serta merawat kebudayaan nasional sebagai fondasi Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *