Sidoarjo//Pusatberita.i-news.Site Menjelang berakhirnya Tahun 2025 dan menyongsong datangnya Tahun Baru 2026, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi, pengusaha wanita sukses sekaligus Ketua Umum Pertiwi Nusantara Bersatu, menyampaikan refleksi mendalam yang sarat makna tentang perjalanan, perjuangan, dan harapan untuk masa depan bangsa.
Menurutnya, tahun 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan kehidupan sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, khususnya di sektor ekonomi dan dunia usaha, justru menjadi ruang pembelajaran berharga tentang arti ketangguhan, keikhlasan, dan kebersamaan.
“Setiap tantangan yang kita hadapi di tahun 2025 sejatinya mengajarkan kita untuk lebih kuat, lebih bijak, dan lebih peduli. Bukan hanya bagaimana bertahan, tetapi bagaimana tetap memberi manfaat di tengah keterbatasan,” tutur Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi.
Sebagai seorang pengusaha, ia menegaskan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari capaian materi, tetapi dari seberapa besar dampak positif yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Prinsip inilah yang terus ia pegang teguh, baik dalam menjalankan usaha maupun dalam memimpin Pertiwi Nusantara Bersatu sebagai organisasi yang berkomitmen pada pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Ia menilai, tahun 2025 menjadi saksi semakin kuatnya peran perempuan Indonesia sebagai penggerak perubahan. Perempuan tidak lagi hanya berada di belakang layar, melainkan tampil sebagai pemimpin, pengusaha, dan agen transformasi sosial yang membawa nilai ketekunan, empati, dan integritas.
“Ketika perempuan diberi ruang dan kepercayaan, maka yang tumbuh bukan hanya ekonomi, tetapi juga harapan dan masa depan bangsa,” tegasnya.
Menyambut Tahun Baru dan selamat tahun baru 2026, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menatap masa depan dengan optimisme dan semangat persatuan. Ia berharap 2026 menjadi tahun kebangkitan nilai-nilai kebersamaan, penguatan solidaritas sosial, serta tumbuhnya iklim usaha yang inklusif dan berkeadilan.
Pertiwi Nusantara Bersatu, lanjutnya, akan terus memperluas langkah nyata melalui program pemberdayaan ekonomi perempuan, pendampingan UMKM, serta penguatan karakter kebangsaan di berbagai daerah. Organisasi ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi perempuan Nusantara agar berani bermimpi, berani melangkah, dan berani memberi arti bagi lingkungannya.
Menutup refleksinya, ia menegaskan bahwa pergantian tahun adalah momentum untuk menata ulang niat, memperkuat tekad, dan menyalakan kembali harapan.
“Tahun 2026 harus kita songsong dengan hati yang bersih, pikiran yang terbuka, dan langkah yang penuh keyakinan. Jika kita berjalan bersama, saling menguatkan, maka masa depan Indonesia akan kita bangun dengan lebih bermartabat dan berkeadilan,” pungkasnya.
Dengan refleksi yang penuh keteladanan dan visi yang jelas ke depan, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru 2026 sebagai awal baru untuk berkarya, mengabdi, dan menjaga persatuan demi Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.






