banner 728x250
Daerah  

Cuaca Ekstrem Terjang Tulangan, Angin Puting Beliung Rusak Permukiman Warga Kepunten dan Janti

 

 


SIDOARJO//Pusatberita.i-news.site    Langit mendadak gelap dan angin berhembus kencang di wilayah Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Selasa (23/12/2025) sore. Sekitar pukul 15.00 WIB, hujan yang awalnya turun ringan berubah menjadi hujan disertai angin puting beliung yang menyapu dua desa sekaligus, yakni Desa Kepunten dan Desa Janti. Dalam waktu singkat, bencana tersebut meninggalkan jejak kerusakan pada rumah warga dan sejumlah fasilitas umum.

Menurut keterangan warga, suara gemuruh angin terdengar jelas beberapa menit sebelum puting beliung melintas. Hembusan angin yang berputar dengan kekuatan tinggi membuat atap rumah warga terangkat dan beterbangan. Beberapa pohon besar roboh dan menimpa jaringan listrik, menyebabkan pemadaman di sejumlah titik permukiman.

Salah seorang warga Desa Kepunten, Saidin, mengaku tidak menyangka angin akan datang sedemikian cepat. “Awalnya hanya gerimis biasa, tapi tiba-tiba angin sangat kencang. Atap rumah langsung terlepas,” ujarnya.

Di Desa Kepunten, angin puting beliung mengakibatkan kerusakan pada beberapa rumah warga, khususnya bagian atap yang terbuat dari seng dan asbes. Rumah milik M. Saidin, Samaju, Tasilah, dan Eko dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.

Sementara itu, kondisi serupa terjadi di Desa Janti. Di wilayah RT 04 RW 02, sejumlah rumah warga rusak akibat terpaan angin kencang dan hujan deras. Tak hanya rumah warga, beberapa bangunan umum turut terdampak, antara lain Balai Pertemuan Petani Desa Janti dan SD Negeri Janti 2. Bahkan sebuah warung milik warga setempat dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap.

Warga terdampak di Desa Janti antara lain Dwi Setya Adi, Anto Winarto, Sunarsih, Sasmito, Awang, dan Delin. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pasca kejadian, warga segera melaporkan musibah tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Tulangan. Tak berselang lama, anggota kepolisian bersama tim BPBD Kabupaten Sidoarjo tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan, mengevakuasi material atap yang berserakan, serta membantu memperbaiki rumah warga agar tetap bisa dihuni.

Selain itu, petugas juga melakukan pendataan kerusakan guna menentukan langkah lanjutan, termasuk koordinasi dengan pihak terkait untuk pemulihan jaringan listrik yang terputus akibat pohon tumbang.

Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Warga diminta segera mencari tempat aman dan melapor ke aparat setempat jika kembali terjadi angin kencang atau bencana serupa.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bencana dapat datang kapan saja. Namun di tengah musibah, semangat gotong royong masyarakat Tulangan kembali terlihat kuat, saat warga dan aparat bersatu membantu sesama demi memulihkan kondisi pasca bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *