
Sidoarjo//Pusatberita.i-news.site Pemerintah Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik bagi masyarakat. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Desa Watugolong berhasil merealisasikan program pembangunan pagar desa, pemasangan paving, serta rehabilitasi toilet desa dengan total anggaran sebesar Rp100 juta.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, nyaman, dan tertata rapi. Infrastruktur desa yang memadai dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga secara keseluruhan.
Kegiatan pembangunan meliputi beberapa item utama, yakni pemasangan paving untuk memperbaiki akses dan kenyamanan lingkungan, pembangunan pagar desa sebagai penunjang keamanan dan estetika wilayah, serta rehabilitasi toilet desa guna meningkatkan kebersihan dan kelayakan fasilitas umum yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan di wilayah Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, dan telah rampung pada Tahun Anggaran 2025. Proses pembangunan berjalan lancar dan terealisasi dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

Kepala Desa Watugolong, Slamet Handoyo, menjelaskan bahwa pembangunan pagar desa bertujuan untuk memperkuat aspek keamanan sekaligus memperindah wajah desa. Menurutnya, penataan lingkungan menjadi salah satu prioritas pemerintah desa agar Desa Watugolong semakin nyaman dan tertib.
“Pagar desa ini dibangun untuk meningkatkan keamanan serta kerapian lingkungan. Dengan lingkungan yang tertata, masyarakat juga akan merasa lebih nyaman dalam beraktivitas,” ujar Slamet Handoyo.
Selain itu, pemasangan paving dilakukan untuk memperbaiki kondisi lingkungan yang sebelumnya kurang nyaman, terutama saat musim hujan. Dengan adanya paving, akses warga menjadi lebih baik, bersih, dan mudah dilalui.
Sementara itu, rehabilitasi toilet desa dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Fasilitas umum yang layak dinilai sangat penting untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat di lingkungan desa.
“Rehabilitasi toilet desa kami lakukan agar fasilitas umum bisa digunakan dengan nyaman dan memenuhi standar kebersihan. Ini bagian dari upaya kami menjaga kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Menariknya, seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan sistem swakelola, di mana Pemerintah Desa Watugolong secara langsung melibatkan masyarakat setempat. Warga dilibatkan mulai dari proses pengerjaan hingga pengawasan, sehingga pembangunan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa memiliki dan semangat gotong royong.
Pelibatan masyarakat dalam pembangunan desa ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga, karena membuka peluang kerja sementara bagi masyarakat sekitar.
“Dengan sistem swakelola, masyarakat ikut merasakan manfaat langsung dari pembangunan, baik secara ekonomi maupun sosial. Ini juga menjadi bentuk pemberdayaan warga desa,” jelas Slamet Handoyo.
Dengan terealisasinya pembangunan pagar desa, pemasangan paving, dan rehabilitasi toilet yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2025 ini, Pemerintah Desa Watugolong berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi pondasi kuat bagi pembangunan desa di masa mendatang.
Pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk terus mengelola anggaran desa secara transparan dan akuntabel, serta mengarahkan program pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, Desa Watugolong diharapkan semakin berkembang sebagai desa yang aman, bersih, tertata, dan nyaman, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh warganya. (red)






