
Sidoarjo//Pusatberita.i-news.site 19 Desember 2025 — Hujan deras yang mengguyur Dusun Kedunganten Utara, Desa Kalitengah, Kecamatan Tulangan, beberapa tahun lalu kerap membuat warga kesulitan. Jalan lingkungan di RT 01/02 berubah menjadi kubangan licin, membuat aktivitas sehari-hari terganggu dan berisiko bagi anak-anak maupun orang tua. Kini, cerita itu mulai berubah.
Pagi itu, Jumat (19/12/2025), tampak sejumlah warga berkumpul di sepanjang jalan yang sedang dibangun. Mereka tampak antusias menyambut kedatangan Zahlul Yussar, S.I.Kom, Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Partai Demokrat, yang turun langsung ke lokasi untuk meninjau progres pavingisasi dan berdialog dengan masyarakat.
Kegiatan pavingisasi ini merupakan bagian dari pokok pikiran (Pokir) Zahlul Yussar, yang sebelumnya diajukan berdasarkan aspirasi warga. Jalan sepanjang 350 meter dan lebar 3 meter itu kini tengah diperbaiki dengan paving, material yang lebih tahan lama menghadapi genangan air dibanding aspal biasa.
“Dulu jalan ini rusak parah, saat hujan jadi becek dan licin. Banyak yang terpeleset, anak-anak dan orang tua sering jatuh. Alhamdulillah sekarang bisa diperbaiki,” ungkap Ketua RT 01/02, sambil menatap proses pekerja di lapangan.
Suasana lapangan terlihat hangat. Pekerjaan dilakukan secara gotong royong, melibatkan warga setempat dan tenaga pelaksana, menumbuhkan rasa kebersamaan. Beberapa anak ikut mengamati paving yang disusun rapi, seolah menjadi pelajaran nyata tentang kerja sama dan pembangunan lingkungan.
Salah satu warga yang ikut hadir mengaku telah menunggu perbaikan jalan ini selama empat tahun. “Kami sudah lama mengajukan perbaikan. Bersyukur sekarang terealisasi. Terima kasih Mas Yussar, jalannya sekarang rapi, bersih, dan nyaman dilalui,” ujarnya dengan mata berbinar.
Zahlul Yussar menjelaskan, pemilihan paving bukan hanya soal keindahan atau kenyamanan, tetapi juga ketahanan jangka panjang. “Kalau pakai aspal biasa, cepat rusak terutama saat tergenang air. Paving lebih awet, warga tidak perlu bolak-balik menghadapi perbaikan,” jelasnya.
Selain meninjau jalan, Zahlul Yussar juga menyoroti persoalan banjir yang masih kerap terjadi di beberapa titik. Bersama Ketua RT dan RW, ia membuka diskusi dengan warga untuk merancang solusi, termasuk pembangunan gorong-gorong atau saluran air agar jalan tetap kering saat hujan.
“Nanti kita musyawarahkan bersama warga. Solusi apa yang paling tepat, akan kita sepakati. Kalau perlu gorong-gorong, insya Allah bisa kita wujudkan melalui Pokir saya,” terangnya.
Di akhir kunjungan, Zahlul Yussar mengingatkan warga untuk menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun. Baginya, pembangunan hanya akan berhasil jika masyarakat ikut berperan aktif merawat fasilitas tersebut.
“Jalan ini milik kita semua. Mari dijaga bersama agar awet dan bisa dinikmati semua warga,” pesannya.
Dengan rampungnya pavingisasi, warga Dusun Kedunganten Utara berharap mobilitas lebih lancar, aman, dan nyaman. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi warga bisa diwujudkan melalui kerja sama antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus memberi pelajaran bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi tentang kebersamaan dan kepedulian.


