banner 728x250
Daerah  

Menguatkan Langkah UMKM Naik Kelas: Reksoati Hadirkan Pendampingan NIB dan Sertifikasi Halal bagi Ratusan Pelaku Usaha di Sidoarjo

Sidoarjo//Pusatberita.i.news.SiteSemangat untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan berdaya saing kembali ditunjukkan oleh UMKM Reksoati. Melalui sebuah kegiatan pendampingan yang penuh makna, ratusan pelaku usaha binaan Yayasan Reksoati mendapatkan fasilitasi langsung dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikasi Halal Produk.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan ini digelar di Perum Terang Fajar Golf 10, tepatnya di kediaman Bendahara UMKM Reksoati, Unmu Haidar. Sekitar 150 pelaku UMKM hadir dengan harapan yang sama: ingin berkembang, ingin diakui secara legal, dan ingin membawa produknya lebih jauh menembus pasar yang lebih luas.

Tidak hanya sekadar sosialisasi, kegiatan ini juga menghadirkan pendampingan teknis secara langsung dari LPPH EWI yang diwakili oleh Sugito, S. Para peserta diberikan pemahaman yang komprehensif mulai dari proses administrasi hingga langkah-langkah praktis dalam memperoleh NIB dan sertifikasi halal, dua hal penting yang kini menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan konsumen.

 

Ketua UMKM Reksoati, Fatkur Rohman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap nasib dan masa depan para pelaku UMKM.

“Kami ingin UMKM binaan Reksoati tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas. Legalitas usaha melalui NIB dan jaminan halal bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ini adalah pintu menuju pasar yang lebih luas dan kepercayaan yang lebih besar dari masyarakat,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Sekretaris UMKM Reksoati, Ayunda Goba Maksum, menyoroti bahwa masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk unggulan, namun terkendala dalam aspek administratif.

“Kami memahami bahwa proses pengurusan legalitas seringkali terasa rumit bagi pelaku usaha kecil. Oleh karena itu, kami hadir untuk mendampingi, memberikan solusi, dan memastikan mereka tidak berjalan sendiri. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun UMKM yang kuat dan mandiri,” ujarnya.

Sementara itu, Unmu Haidar selaku Bendahara UMKM Reksoati sekaligus tuan rumah kegiatan, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme luar biasa dari para peserta. Ia melihat langsung bagaimana semangat para pelaku UMKM menjadi energi besar dalam kegiatan tersebut.

“Melihat kehadiran dan semangat mereka, kami semakin yakin bahwa UMKM di Sidoarjo memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memberikan dukungan dan pendampingan yang tepat,” tuturnya.

Di tengah kegiatan, salah satu peserta dari UMKM Villa yang memproduksi es lidah buaya dan tahu kocek turut berbagi harapannya. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini, terutama dalam memahami proses yang sebelumnya dianggap rumit.

“Kami merasa sangat terbantu. Dulu kami bingung harus mulai dari mana untuk mengurus NIB dan sertifikasi halal. Sekarang, dengan adanya pendampingan ini, semuanya terasa lebih jelas dan mudah. Kami jadi lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha,” ungkapnya dengan penuh haru.

Diketahui, jumlah UMKM binaan Yayasan Reksoati di Sidoarjo telah mencapai lebih dari 150 pelaku usaha dengan beragam produk kreatif dan inovatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pelaku UMKM tersebut dapat memiliki legalitas lengkap serta sertifikasi halal, sehingga mampu meningkatkan daya saing di tengah ketatnya persaingan pasar.

Lebih dari sekadar kegiatan administratif, pendampingan ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian. Di balik setiap berkas yang diurus, tersimpan harapan besar para pelaku UMKM untuk masa depan yang lebih baik, untuk keluarga mereka, untuk masyarakat, dan untuk kemajuan ekonomi daerah.

UMKM Reksoati telah menunjukkan bahwa ketika kebersamaan dan kepedulian berjalan beriringan, maka langkah kecil sekalipun dapat menjadi gerakan besar yang membawa perubahan nyata. Sebuah langkah sederhana, namun penuh arti, menuju UMKM Sidoarjo yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *