banner 728x250
Daerah  

Insan Dangdut Jawa Timur Resmi Dideklarasikan di GOR Sidoarjo, Warnai Bazar Ramadan dengan Aksi Sosial

Sidoarjo// Pusatberita.i.news.Site Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai deklarasi organisasi Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) yang digelar meriah di GOR Sidoarjo dalam rangkaian kegiatan Bazar Ramadan. Acara tersebut tidak hanya menjadi momentum lahirnya organisasi para pelaku seni dangdut di Jawa Timur, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi serta kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Organisasi Insan Dangdut Jawa Timur sendiri diinisiasi oleh Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi, sosok yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap perkembangan seni dan budaya, khususnya musik dangdut. Sementara itu, kepemimpinan organisasi ini dipercayakan kepada Ayunda Goba Maksum sebagai Ketua Insan Dangdut Jawa Timur.

Deklarasi IDJ berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Para pelaku seni dangdut, tokoh masyarakat, serta para undangan yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan panitia. Kehadiran organisasi ini diharapkan dapat menjadi wadah yang mempersatukan para insan dangdut di Jawa Timur agar dapat berkembang bersama serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Sebelum memasuki acara puncak deklarasi, kegiatan diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas terbentuknya organisasi Insan Dangdut Jawa Timur. Prosesi tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, sebagai harapan agar perjalanan organisasi ini ke depan dapat membawa keberkahan dan kemajuan bagi para pelaku seni dangdut. Acara ini di meriahkan oleh orkes Melayu Sang jagad dan Orkes Melayu MAHANITA.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan prosesi penyerahan bendera organisasi sebagai simbol semangat perjuangan dan kebersamaan. Bendera Reksoati serta bendera Insan Dangdut Jawa Timur secara resmi diserahkan dalam rangka menegaskan komitmen kedua komunitas untuk terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, maupun hiburan.


Tidak hanya menjadi ajang deklarasi organisasi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim-piatu. Santunan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi bersama perwakilan Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sidoarjo, yakni Wakil Ketua I Lukman Hakim.

Dalam pernyataannya, Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi menyampaikan bahwa pembentukan Insan Dangdut Jawa Timur berangkat dari keinginan untuk menghadirkan wadah yang dapat menyatukan para pelaku seni dangdut dalam satu semangat kebersamaan. Menurutnya, banyak talenta dangdut yang memiliki potensi besar, namun membutuhkan ruang dan dukungan agar dapat berkembang secara lebih profesional.

Ia berharap melalui IDJ, para penyanyi, musisi, dan pecinta dangdut dapat saling mendukung serta membangun ekosistem seni yang sehat. Selain itu, organisasi ini juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk melahirkan generasi baru penyanyi dangdut yang berbakat dan berkarakter.

Sementara itu, Ketua Insan Dangdut Jawa Timur Ayunda Goba Maksum menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya deklarasi organisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa IDJ terbuka bagi siapa saja yang memiliki kecintaan terhadap musik dangdut.


Menurutnya, potensi musik dangdut di Jawa Timur sangat besar dan memiliki penggemar dari berbagai kalangan masyarakat. Dengan adanya organisasi ini, ia berharap para pelaku seni dangdut dapat memiliki wadah untuk berkarya, berbagi pengalaman, serta memperluas kesempatan tampil di berbagai panggung hiburan maupun kegiatan budaya.


Ayunda juga menegaskan bahwa IDJ tidak hanya berfokus pada kegiatan hiburan semata. Ke depan, organisasi ini juga akan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk kegiatan amal, santunan, serta program pemberdayaan masyarakat yang berbasis seni dan budaya.

Melalui deklarasi ini, Insan Dangdut Jawa Timur diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi perkembangan musik dangdut di wilayah Jawa Timur. Dengan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial, organisasi ini diharapkan tidak hanya membawa kemajuan bagi para pelaku seni, tetapi juga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *