Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site Kepedulian terhadap keselamatan dan masa depan generasi penerus bangsa kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, terkait kondisi plafon bangunan TK DWP Grinting yang nyaris ambruk, BAZNAS langsung bergerak cepat melakukan langkah penanganan demi melindungi para siswa yang setiap hari menimba ilmu di sekolah tersebut.
Laporan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Grinting, Sobirin, yang merasa khawatir melihat kondisi plafon ruang kelas yang sudah rapuh dan sewaktu-waktu bisa runtuh. Mengingat di ruangan tersebut setiap hari dipenuhi anak-anak usia dini yang sedang belajar dan bermain, situasi tersebut tentu sangat membahayakan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BAZNAS Kabupaten Sidoarjo segera melakukan asesmen di lokasi untuk memastikan kondisi bangunan. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa plafon memang dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera agar tidak menimbulkan risiko bagi para siswa maupun para guru.
Tidak menunggu lama, pada Senin (10/3/2026) BAZNAS Kabupaten Sidoarjo langsung memulai proses rehabilitasi plafon sekolah tersebut. Pekerjaan perbaikan dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung kembali dengan aman dan nyaman.
Kepala Desa Grinting, Sobirin, mengaku sangat bersyukur dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan di desa sangat berarti bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sidoarjo yang begitu cepat merespon laporan dari kami. Kondisi plafon sekolah memang sudah cukup mengkhawatirkan dan kami takut sewaktu-waktu bisa roboh saat anak-anak sedang belajar. Dengan adanya perbaikan ini, tentu memberikan rasa aman bagi anak-anak dan para guru,” ungkap Sobirin.

Ia juga berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga fasilitas pendidikan di desa-desa dapat terjaga dengan baik.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK DWP Grinting, Anis Nur Azizah, S.Pd, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya ketika melihat proses perbaikan plafon sekolah mulai dikerjakan. Baginya, keselamatan anak-anak adalah hal yang paling utama.
“Kami sangat bersyukur dan terharu atas perhatian dari BAZNAS Kabupaten Sidoarjo. Selama ini kami memang merasa khawatir ketika proses belajar berlangsung karena kondisi plafon sudah rapuh. Anak-anak belajar di bawahnya setiap hari, tentu kami tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Semoga dengan perbaikan ini anak-anak bisa belajar dengan lebih aman dan nyaman,” tuturnya.

Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan layak sangat penting bagi tumbuh kembang anak-anak usia dini, karena dari tempat sederhana seperti itulah mimpi-mimpi besar mereka mulai tumbuh.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Azis Saldju Sodar, yang akrab disapa Gus Jazuk, menjelaskan bahwa pihaknya merasa terpanggil untuk segera membantu setelah menerima laporan tersebut.
Menurut Gus Jazuk, zakat yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya digunakan untuk membantu kebutuhan ekonomi masyarakat kurang mampu, tetapi juga untuk mendukung berbagai sektor kemaslahatan umat, termasuk pendidikan.
“Begitu kami menerima laporan dari Kepala Desa Grinting, tim BAZNAS langsung turun melakukan asesmen. Setelah melihat langsung kondisi plafon yang sudah sangat mengkhawatirkan, kami memutuskan untuk segera melakukan perbaikan. Keselamatan anak-anak yang sedang belajar tentu menjadi prioritas utama,” jelas Gus Jazuk.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa, sehingga semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mendukungnya.
“Anak-anak ini adalah harapan masa depan kita semua. Mereka harus bisa belajar dengan aman dan nyaman. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS, kami berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Gus Jazuk juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemanusiaan dan sosial yang bisa dijalankan untuk membantu masyarakat.
Langkah cepat yang dilakukan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Dari zakat yang dihimpun, hadir harapan baru bagi anak-anak TK DWP Grinting untuk kembali belajar dengan rasa aman, tanpa bayang-bayang bahaya di atas kepala mereka.
Kini, di ruang kelas sederhana itu, bukan hanya plafon yang sedang diperbaiki, tetapi juga harapan dan masa depan generasi kecil yang kelak akan menjadi penerus bangsa.


