
Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site. Kabar duka menyelimuti seluruh penjuru negeri. Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno wafat pada Senin, 2 Maret 2026, pukul 06.58 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergian tokoh militer sekaligus negarawan senior ini menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.
Sejak pagi, rumah duka di Jalan Purwakarta No. 6, Menteng, Jakarta Pusat, dipenuhi suasana haru. Para tokoh nasional, pejabat negara, prajurit TNI, sahabat, hingga masyarakat umum datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir. Tangis dan doa menyatu dalam keheningan, mengiringi kepergian sosok yang sepanjang hidupnya dikenal tegas, disiplin, namun tetap rendah hati.
Ucapan belasungkawa mendalam turut disampaikan oleh politikus muda PDI Perjuangan sekaligus CEO AMC Group, Andre Yulius, yang akrab disapa “Dokter Rakyat.” Dalam pernyataannya, Dr. dr. Andre Yulius, MH menegaskan bahwa wafatnya Try Sutrisno bukan hanya kehilangan bagi keluarga, melainkan juga bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Kita kehilangan figur pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Beliau adalah teladan tentang loyalitas, ketegasan, serta kesetiaan pada sumpah prajurit. Pengabdian beliau tidak hanya tercatat dalam sejarah militer, tetapi juga dalam perjalanan demokrasi dan kehidupan berbangsa,” ujar Andre dengan penuh empati.

Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi oleh istri tercintanya, Yosie Iriyanti, Amd Kebidanan. Keduanya menyampaikan doa agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.
Menurut Andre, Try Sutrisno adalah gambaran pemimpin yang bekerja dalam diam, jauh dari gemerlap sorotan, namun dampak pengabdiannya begitu nyata. Dari perjalanan panjangnya di dunia militer hingga kiprah dalam pemerintahan, almarhum dikenal konsisten menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan stabilitas negara.
“Beliau mengajarkan kita arti tanggung jawab dan dedikasi. Di tengah berbagai dinamika bangsa, sosok seperti beliau adalah penyejuk dan penguat. Keteladanan beliau harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai negeri ini dengan karya dan pengabdian nyata,” tambah Andre.
Lebih lanjut, Andre menilai bahwa semangat juang Try Sutrisno mencerminkan nilai-nilai patriotisme sejati. Dalam setiap tugas dan amanah, almarhum menunjukkan komitmen penuh terhadap kepentingan rakyat dan keutuhan NKRI. Warisan moral inilah yang menurutnya harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.
Kepergian seorang tokoh besar memang menyisakan duka yang mendalam. Namun di balik kesedihan, tersimpan pelajaran berharga tentang arti pengabdian tanpa pamrih. Doa-doa terbaik terus dipanjatkan, mengiringi perjalanan terakhir seorang putra terbaik bangsa yang telah menorehkan tinta emas dalam sejarah Indonesia.

Bangsa ini boleh kehilangan raganya, namun semangat, keteladanan, dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskannya akan terus hidup di hati rakyat Indonesia.


