
Tulangan Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Menyikapi kondisi jalan berlubang di sejumlah titik yang kian membahayakan pengguna jalan, para pegawai kecamatan memilih bergerak cepat. Tanpa menunggu program resmi maupun pencairan anggaran, mereka berinisiatif melakukan penambalan jalan secara swadaya.
Aksi nyata tersebut dipimpin langsung oleh Camat Tulangan, Moch. Andi Sulistiono, bersama unsur Forkopimka. Perbaikan dilakukan di titik-titik krusial, mulai dari kawasan palang pintu perlintasan kereta api Desa Kemantren hingga ruas jalan Desa Kepunten menuju Cangkring Turi, Kecamatan Prambon, jalur yang setiap hari dilalui ratusan pengendara.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari jajaran kepolisian. Kapolsek Tulangan Rizky Arif Prabowo melalui perwakilannya, Aiptu Ujang Purwanto, turut hadir mendampingi proses pengaspalan sekaligus memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Jalan berlubang di lokasi tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena sering memicu kemacetan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama saat hujan turun atau pada malam hari ketika lubang tertutup genangan air. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan, mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, Camat Tulangan bahkan turun langsung ke jalan untuk mengatur lalu lintas. Dengan penuh tanggung jawab, ia memastikan kendaraan tetap dapat melintas dengan aman tanpa menimbulkan kemacetan panjang. Tindakan tersebut sontak menuai apresiasi dari warga dan pengguna jalan yang melintas.

Dalam keterangannya, Moch. Andi Sulistiono menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral aparatur pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban. Jalan berlubang ini sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor. Oleh karena itu, kami bersama ASN dan unsur terkait berinisiatif melakukan penambalan sementara secara swadaya sambil menunggu perbaikan permanen dari instansi berwenang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ASN harus mampu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memberikan solusi nyata ketika masyarakat membutuhkan tindakan cepat.
Langkah gotong royong tersebut pun mendapat respons positif dari warga sekitar. Banyak pengendara mengaku merasa lebih aman dan nyaman setelah jalan yang sebelumnya rusak parah kini mulai diperbaiki, meski masih bersifat sementara.
Aksi swadaya ASN Kecamatan Tulangan ini menjadi cermin kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Di tengah berbagai keterbatasan, mereka membuktikan bahwa pelayanan publik sejati lahir dari kepekaan, empati, dan keberanian untuk bertindak cepat demi keselamatan dan kepentingan bersama.


