Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site
Kepedulian terhadap keselamatan dan masa depan pendidikan anak usia dini mendorong langkah cepat Pemerintah Desa Grinting bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo. Menyusul laporan warga terkait kondisi bangunan sekolah yang rusak, BAZNAS langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus asesmen di TK Dharma Wanita Persatuan (DWP) Desa Grinting, Kecamatan Tulangan.
Sidak ini merupakan tindak lanjut dari pengajuan cepat Kepala Desa Grinting Sobirin kepada BAZNAS Kabupaten Sidoarjo setelah mengetahui kondisi plafon gedung sekolah yang sudah ambrol dan tidak layak huni. Kerusakan tersebut menimbulkan kekhawatiran serius karena berpotensi membahayakan keselamatan para siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Saat peninjauan di lokasi, tim BAZNAS mendapati sebagian plafon gedung dalam kondisi rusak parah. Situasi ini menjadi perhatian utama karena dikhawatirkan plafon yang rapuh dapat kembali ambrol dan mengenai anak-anak didik TK DWP Grinting
Kegiatan sidak dihadiri langsung oleh Kepala Desa Grinting Sobirin beserta perangkat desa, Kepala TK DWP Grinting Bu Anis, perwakilan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo Drs. Ilhammudin dan Drs. H. Achmad Soleh, Riki, serta vendor BAZNAS. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan BAZNAS dalam menangani persoalan fasilitas pendidikan.

Dalam wawancara dengan awak media, Kepala Desa Grinting Sobirin menegaskan bahwa keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama pemerintah desa. Ia mengaku segera mengajukan permohonan bantuan ke BAZNAS begitu mengetahui kondisi bangunan sekolah.
“Begitu kami menerima laporan dan melihat langsung kondisi plafon yang ambrol, kami langsung berkoordinasi dan mengajukan perbaikan ke BAZNAS. Keselamatan anak-anak adalah yang utama. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun,” tegas Sobirin.
Kepala TK DWP Grinting Bu Anis menyampaikan apresiasi atas respon cepat Kepala Desa dan BAZNAS. Menurutnya, pihak sekolah selama ini merasa khawatir dengan kondisi gedung.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Kades dan BAZNAS. Kami khawatir jika plafon kembali jatuh dan membahayakan anak-anak. Semoga perbaikan bisa segera dilakukan agar proses belajar lebih aman dan nyaman,” ungkap Bu Anis.
Perwakilan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, Drs. Ilhammudin, menjelaskan bahwa asesmen dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan segera direalisasikan.

“Kami melihat langsung kondisi bangunan yang memang membutuhkan penanganan serius. Hasil asesmen ini akan segera kami tindak lanjuti agar bantuan perbaikan bisa cepat direalisasikan,” jelasnya.
Kondisi plafon yang ambrol menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap sarana pendidikan, khususnya untuk anak usia dini. Langkah cepat Kepala Desa Grinting yang segera mengajukan bantuan serta respon sigap BAZNAS diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, layak, dan nyaman bagi generasi penerus bangsa.


