banner 728x250
Daerah  

Insan Dangdut Jawa Timur Turut Semarakkan Peringatan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo Lewat Pagelaran Wayang Kulit

Sidoarjo//Pusatberita.i.news.Site. Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Pendopo Kabupaten Sidoarjo saat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar pagelaran wayang kulit dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167, Sabtu, 7 Februari 2026. Acara ini menjadi simbol kuat komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan seni dan budaya tradisional Jawa yang sarat nilai sejarah dan filosofi.

Pagelaran wayang kulit tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh budaya, hingga komunitas seni. Salah satu undangan yang turut hadir adalah Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) yang dipimpin oleh Ayunda Goba Maksum. Kehadiran IDJ menambah semarak acara sekaligus menunjukkan eratnya hubungan antara komunitas seni modern dengan pelestarian budaya tradisional.

Di sela berlangsungnya acara, awak media berkesempatan mewawancarai Ketua Insan Dangdut Jawa Timur, Ayunda Goba Maksum, yang hadir bersama Bendahara IDJ, Chandra Likayana, SPd. Dalam keterangannya, Ayunda menyampaikan rasa bangga dapat menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kabupaten Sidoarjo yang dikemas melalui pertunjukan budaya bernilai tinggi.

Menurut Ayunda, pagelaran wayang kulit bukan sekadar tontonan, melainkan juga tuntunan yang mengandung pesan moral bagi masyarakat. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh arus modernisasi.


“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang terus mengangkat seni tradisional dalam perayaan hari jadi daerah. Wayang kulit adalah warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin diminati masyarakat,” ujarnya

Sementara itu, Bendahara IDJ Chandra Likayana, SPd menambahkan bahwa undangan yang diterima Insan Dangdut Jawa Timur merupakan sebuah kehormatan dan bentuk pengakuan terhadap peran komunitas seni dalam pembangunan budaya daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku seni untuk menciptakan ruang kreatif yang berkelanjutan.

“Undangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pelestarian seni budaya. Kolaborasi antara pemerintah dan komunitas seni sangat penting agar kebudayaan daerah tetap hidup dan berkembang,” kata Chandra.

Pagelaran wayang kulit dalam rangka Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo berlangsung penuh antusiasme. Para tamu undangan tampak menikmati setiap alur cerita yang disajikan dalang, diiringi alunan gamelan yang menambah kekhidmatan suasana. Momen ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat identitas budaya masyarakat Sidoarjo.

Perayaan tersebut diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur sekaligus mendorong generasi muda untuk lebih mencintai seni dan budaya bangsa. Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Sidoarjo terus melangkah maju tanpa melupakan akar budayanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *